Review Hosting Dewaweb Setelah 7 Tahun Lebih
Daftar Tulisan
Apakah Hosting dewaweb buruk? berikut pengalaman saya
Sebelum menceritakan ihwal pengalaman menggunakan hosting mungkin lebih baik aku ceritakan awal perjalanan saya ngeblog. Awal mendirikan blog hingga akhirnya kepikiran untuk pindahan dari blogger ke wordpress.
Awal awalnya saya mengawali membuat website adalah sekitar 3 tahun yang lalu tepatnya 2014 tamat, ketika itu ilham website pertama yang aku buat yakni ihwal panduan blog, ya walaupun jujur pada dikala itu saya masih terbilang baru di dunia blogging terlebih seo, bagi aku seo dan optimasi seperti masih bubuk-debu bagi akal aku.
Tapi ya itulah aku percaya pada umumnya sobat sobat blogger pemula pasti awalnya juga menciptakan situs web ingin membicarakan tentang panduan blog kan..?
Singkat dongeng sebab tidak ada modal, blog pertama yang aku buat itu aku bangun memakai modal internet dan hosting gratisan ialah dengan mempergunakan fitur blogspot.
Karena yang dikala itu saya fikirkan menggunakan blogspot tidak perlu mengeluarkan uang untuk berbelanja domain dan tidak sakit kepala menimbang-nimbang menyewa hosting (wajar kantong mahasiswa).
Memutuskan pindahan (migrasi) dari blogspot ke WordPress.org
Setelah hampir satu tahun berlalu saya merasa situs saya wacana panduan itu tidak mengalami pertumbuhan, dan ujung terburuknya adalah pada ketika adsense pertama aku ke baned gara gara klik tidak valid, alhasil aku menetapkan untuk membuat situs web gres dengan memberanikan diri berbelanja domain di rumahweb, nama domain yang aku pakai di situs yang sedang anda baca ketika ini.
6 bulan selanjutnya blog berjalan tanpa penghasilan saya merasa bosan memakai blogger aku merasa tidak mengalami kemajuan, sebab satu satunya yang saya mampu Cuma mengedit template.
Sampai sebuah hari nggak sengaja membaca tulisan mas sugeng yang membicarakan tentang wordpress ketika itu saya jadi memiliki impian untuk pindahan ke wordpress.
Alasan paling berpengaruh yang mendorong impian aku saat itu ialah alasannya adalah aku menyaksikan nyaris semua situs-situs besar dibentuk menggunakan wordpress. Akhirnya saya menetapkan akan memindahkan blog saya ini yang pengunjungnya padahal sehari belum ada 1000 visitor. Dan masih tanpa penghasilan. Tapi tekad aku telah bundar.
logo dewaweb
Buta wordpress mencar ilmu di localhost
Jujur saat itu aku masih ragu ragu apakah jadi atau tidak pindahan hosting alasannya adalah jujur saja selama ini aku Cuma bisa menggunakan blogspot. Dan sama sekali buta dan tidak tau bagaimana memakai wordpress, sempat sih aku mencobanya dengan menginstal WP di localhost tapi ya tetap saja aku masih bingung dan merasa kurang sesuai.
Tapi karena sudah niat selama tiga hari saya habiskan waktu untuk mempelajari wordpress, mulai dari menginstal, mengotak ngatik tema, membuat navigasi dan mengubah pengaturan permalink. Hari ketiga baru aku memantapkan opsi untuk pindahan ke self host.
Mulai mencari cari postingan wacana hosting.
Sudah mantap mempertimbangkan matang matang keinginan untuk pindah aku mulai mencari cari postingan ihwal hosting, jujur susah mencari hosting yang cocok dengan cita-cita aku yang ingin nya murah tapi kualitasnya tidak murahan.
terpesona dengan VPS tetapi tidak jadi pilih VPS
Awalnya saya kesengsem untuk berbelanja VPS atau (virtual private server) atau mungkin lebih mudah dimengerti dengan perumpamaan server eksklusif sendiri sayangnya untuk VPS yang manis menurut aku Cuma yang berasal dari luar negeri.
Dan kendalanya paling fatal yang kesannya meruntuhkan niat saya memakai VPS selain alasannya harga sewanya yang selangit, ialah dikala penginstalan wordpress kita tidak menyaksikan menu hidangan seperti yang kita biasa lakukan tetapi dengan menggunakan coding dan terminal, alamak telah positif pribadi gugur niat saya menyewa VPS.
Karena vps tidak jadi Saya mulai mencari dengan membandingkan satu persatu penyedia shared hosting yang ada di mancanegara dan dari dalam negeri, sempat persoalan juga sih utamanya karena pendapatpertimbangan seperti, hosting Luar negeri atau dalam negeri.
Pengen menyewa hosting dari mancanegara namun kendalanya banyak.
Beberapa kendala yang aku temui dikala hendak menyewa hosing dari luar negeri yakni:
- Kalau menyewa di hosting mancanegara sudah pasti harga sewanya jauh lebih mahal, namun wajar si sebab kualitasnya telah terjamin.
- Saat terjadi hambatan dengan situs web kita, atau kita menemui dilema ketika pindahan kita harus mengajukan pertanyaan dengan admin customer servicenya menggunakan bahasa inggris. (jujur aku nggak pinter bahasa inggris).
- Dan yang terakhir adalah karena pembayaran, mirip yang kita tau satu satunya pembayaran yang diterima di luar negeri kalau diterima dari indonesia ialah menggunakan paypal sedangkan paypal aku tidak ada saldonya (alias nol).
Berdasar pendapatdiatas hasilnya saya menjatuhkan pilihan ke hosting dalam negeri.
Akhirnya Memilih hosting didalam negeri
Setelah memutuskan opsi untuk memakai produk dalam negeri saya kembali lagi pusing alasannya mesti menentukan hosting apa yang mau saya gunakan, indonesia memang banyak hosting murah tapi ya itu saat di cari di google dan lembaga lembaga umumnya hosting murah banyak kendalanya mulai dari seringnya server down, support tiket yang susah, dan banyak lagi persoalan yang lain.
Setelah membaca postingan dari center klik dan ternyata mas ganny memakai hosting dalam negeri kemudian aku cari cari artikel ihwal hosting apa yang digunakan mas gani, sehabis menjelajahi artikel satu persatu jadinya saya menemukan jawabannya di komentar, ternyata mas gani menggunakan hosting di dewaweb. dari sanalah saya mulai tau dewaweb.
Cari tau soal dewaweb
Dapat informasi tentu tidak bisa ditelan mentah-mentah jadinya alasannya tak ingin kecewa sebab berbelanja kucing dalam karung saya mencari artikel wacana dewaweb ini, dan dari penelusuran saya ini aku tidak mendapatkan kelemahan di dewaweb, mungkin satu satunya kelemahan nya yaitu harganya sedikit lebih mahal dibandingkan hosting dalam negeri yang lain.
Tetapi karena belum mendapat isu yang saya harapkan risikonya aku eksklusif mengunjungi situs resminya dewaweb berharap disana mendapat isu yang aku harapkan.
Hal pertama yang aku cari tau ialah kenapa harga hosting di dewaweb lebih mahal ketimbang hosting di tempat lainnya.
Nah jawaban yang aku dapatkan ini kesannya membulatkan tekad aku untuk memilih dewaweb, apa saja tanggapan yang aku dapat?
Berikut ini:
- Dapat domain gratis dan berlaku perpanjang seumur hidup selama kita berbelanja hosting di dewaweb
- gratis biaya transfer domain dari penyedia usang.
- Dewaweb itu bukan shared hosting melainkan cloud hosting. (ini yang terpenting)
- prospektif derma migrasi 24 jam
- serta yang paling menawan yaitu diberi derma penginstalan wordpress gratis untuk yang akan pindahan.
Saya tidak akan menjelaskan sebab nanti malah akan sulit di ketahui.
silahkan lihat sendiri video dari dewaweb dibawah ini saja agar pribadi mudeng.
Memantapkan diri berbelanja hosting di dewaweb
Setelah saya amati baik baik video dari dewaweb diatas saya akibatnya percaya dan menjatuhkan pilihan di dewaweb.
Paket yang saya beli adalah cloud personal dengan paket hunter, alasannya usulansebagai berikut:
Bingun pilih server mana Indonesia, US atau Singapur
Setelah menetapkan menggunakan hosting saya tidak tau bila ternyata lokasi server itu berbeda-beda, jadi ada 3 pilihannya lokasi hosting yang bisa kita pilih ialah US, singapur atau indonesia.
Setelah cari tau sana sini akibatnya tau bila lokasi pengunjung kita adalah cara utama untuk memilih server yang terbaik. Misalnya situs kita berbahasa indonesia yang pengunjungnya sebagian besar berasal dari indonesia maka gunakan lah server indonesia (IXX), sebab nantinya akan lebih cepat jika di terusan oleh hadirin yang berasal dari indonesia.
Rangkuman Review Singkat Performa dewaweb
Kelebihan dan kelemahan dewaweb berdasarkan pemakaian selama beberapa bulan ini
| Kelebihan: | Kekurangan: |
| jarang terjadi down (tidak pernah selama beberapa bulan ini saya gunakan) | harga sedikit lebih mahal paket termurahnya adalah scout dengan harga 15 rb/bln |
| Suport Tiket dan pelayanan saat kita bertanya sungguh cepat | penampilan sajian client areanya berdasarkan aku masih kurang, sebab kita masih login bisa login ulang |
| ada perlindungan migrasi (gratis) bagi yang membutuhkan | jarang ada potongan harga besar serpihan hosting |
| pembayaran mampu transfer mampu menggunakan bank lokal | hidangan dns management di client area nya kurang fleksibel dan terkesan sedikit sekali keleluasaan untuk mengaturnya |
| layanan pelanggan 24 jam | harga domainnya sama saja dengan pemasoklain |
| Up Time (server tidak down) hingga 99% | |
| bandwidth Unlimited | |
| gratis ongkos transfer domain | |
| unlimited email user | |
| Gratis domain selama perpanjang hosting |
Catatan : Tabel diatas itu berdasarkan pengalaman saya langsung bila ada yang mungkin terlewat bisa dianjurkan di kolom komentar nanti saya tambahkan.
Kesimpulan
apakah dewaweb anggun?
Menurut aku dewaweb layak menjadi pertimbangan karena banyak blogger besar yang juga menggunakan jasa dewaweb selaku penyuplaihostingnya.
Nah mungkin cuma itu saja sih yang mampu saya review tentang dewaweb, bila anda kesengsem memakai dewaweb mampu langsung membuka dewaweb.com
Oh iya selaku catatan embel-embel link yang saya cantumkan diatas memakai link alifiate saya, yang artinya setiap anda membeli hosting di deaweb aku akan mendapatkan komisi, namun artikel yang anda baca ini yaitu murni artikel bikinan aku pribadi dan aku tidak mendapatkan bayaran sama sekali dari dewaweb.
Sekian dulu goresan pena kali ini semoga berfaedah.
Comments
Post a Comment